Pages

Subscribe:

Labels

Jumat, 02 Januari 2015

8 Tempat Wisata Terkenal dan Populer di Paris, Perancis

Paris, Perancis adalah kota yang sangat kaya akan sejarah dan budayanya. Dengan jumlah 30 juta pengunjung luar negeri per tahunnya, Paris menjadi salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di dunia. Sebetulnya, keunikan Paris terletak pada monumen dan arsitekturnya seperti Arc de Triomphe, Menara Eiffel dan jalan dan bangunan Haussmann neo-klasik, namun Paris juga sumber bagi atraksi modern lain seperti Disneyland Paris. Museum, opera dan ruang konser Paris juga menjadi sumber budaya dan hiburan di Paris. 




Oleh karenanya, tak mengherankan jika kemudian jutaan wisatawan dari seluruh dunia, selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi kota yang terkenal dengan berbagai atraksi wisata yang menarik. Meskipun sebenarnya, tempat-tempat ini juga sudah sangat populer di Perancis, dan bagi yang suka travelling pasti sudah pernah mendengarnya, atau mungkin sudah pernah ke sana? Dari pada menunggu lebih lama, yuk langsung saja kita simak tempat-tempat wisata terkenal di Paris yang nantinya bisa anda cantumkan dalam daftar kunjungan selanjutnya.

1. Arc de Triomphe



Arc de Triomphe atau Gerbang Kemenangan adalah monumen di tengah Place de l'Étoile, bertujuan untuk merayakan kemenangan Perancis dan menghormati semua yang gugur dalam pertempuran. Ini adalah salah satu monumen terpopuler di Paris dan merupakan salah satu gapura terbesar dalam sejarah. Selain itu, gapura yang dibangun ini untuk memperingati kemenangan Napoleon. Gapura ini terletak di tengah bundaran Place Charles de Gaulle, di ujung barat jalan Champs-Élysées, Paris, Perancis. Arc de Triomphe di bangun atas perintah Napoleon pada masa kejayaannya pada tahun 1806, setelah ia menang melawan Austria dalam perang Austerliz. Arc de Triomphe dihiasi oleh banyak patung dan relief yang menggambarkan perang Napoleon. Selain itu juga terdapat banyak ukiran lain di dinding monumen ini. Selain itu masih banyak lagi yang bisa dilihat jika kita berkunjung ke Arch de Triomphe, seperti makam seorang tentara tak dikenal, masuk ke museum di dalam Arch de Triomphe, serta naik ke puncaknya dan melihat dari atas jalan-jalan di Paris yang berpusat di Arch de Triomphe.

2. Menara Eiffel



Menara Eiffel atau La Tour Eiffel merupakan menara yang menjadi ikon kota Paris. Menara ini berada di taman Champ de Mars, Paris, Perancis, dan merupakan salah satu landmark paling terkenal di dunia yang menjadi destinasi utama para wisatawan. Jika berkunjung ke Menara Eiffel tidak asik kalau tidak naik ke atas dan melihat panorama Paris dari sana. Tapi lebih mengesankan lagi jika naik menara Eiffel saat malam hari sambil melihat kerlap-kerlip lampu kota Paris dan menikmati hidangan di restauran Menara Eiffel. Selain itu, kita juga bisa membeli suvenir dan mengirim kartu pos langsung dari menara Eiffel. Sebetulnya tempat wisata ini adalah hasil rangkaian 18.083 besi yang dibangun antara 1887 dan 1889. Meski dibangun untuk merayakan seabad revolusi Perancis, pembuatannya sendiri mengundang kritik dari seluruh Perancis. Kalangan seniman menilai tidak adanya keindahan dari Eiffel, sedang para arsitektur mendebat ketahanan angin pada strukturnya. Meski begitu, ikon Perancis ini tetap setia dikunjungi oleh jutaan orang setiap tahun.

3. Museum Louvre



Museum Louvre atau Musée du Louvre, adalah bekas istana kerajaan Perancis yang sekarang menjadi salah satu museum terbesar di dunia dan sekaligus museum paling terkenal di Paris. Museum ini menjadi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan kunjungan lebih dari 8 juta orang per tahun. Louvre Museum berisi lebih dari 380 ribu objek pameran dan memajang lebih dari 35 ribu karya seni. Yang menjadi primadona tentu saja adalah lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci yang seolah sudah menjadi ikon Museum Louvre. Dua masterpiece lain yang sekarang kian populer setelah menjadi setting lokasi dalam novel The Da Vinci Code dan juga film adaptasinya yang sama-sama sukses, juga bisa di jumpai di Louvre Museum. Ingin tahu apa saja yang bisa dilihat di Museum Louvre selain Mona Lisa, Piramida Louvre, dan Piramida Terbalik. Dahulu gedung yang dijadikan museum Louvre adalah istana (Palais de Louvre) yang dibangun tahun 1190 dan mengalami tahap penyelesaian menjadi seperti gedung yang terlihat saat ini. Kemudian pada tahun 1989 arsitektur Amerika asal China, I.M Pei membuat piramida kaca yang dijadikan salah satu dari 3 pintu masuk. Untuk bisa menikmati Museum yang memamerkan lebih dari 35000 obyek seni dari jaman pra-sejarah hingga abad ke-19 ini, anda harus datang pagi-pagi sekitar jam 09.00 karena di sini selalu ramai pengunjung sehingga harus mengantri.

4. Saint-Malo



Saint-Malo merupakan sebuah kota di Perancis yang terletak di bagian barat. Tepatnya di provinsi Brittany di Selat Inggris. Penduduknya berjumlah 50.675 jiwa dan memiliki luas wilayah 36,58 km². Sementara kepadatan penduduk mencapai 1.385 jiwa/km². Saint-Malo, awalnya dibangun sebagai benteng berdinding menjaga muara sungai Rance, itu selama berabad-abad rumah bagi bajak laut ditakuti. Mereka semua pergi ke Davy Jones 'Locker, meskipun, dan sekarang itu kota yang paling dikunjungi di Brittany. Berjalan-jalan ramai kota tua direkonstruksi dan pantai yang luas, pastikan untuk berhenti di Grande Porte, Porte St-Vincent, kastil kota dengan Musée de la Ville dan Grand Aquarium.

5. Mencicipi Kuliner di Cafe Populer



Selain menara Eiffel, satu lagi yang tidak bisa dipisahkan dari Paris adalah Cafe. Tampaknya cafe tak hanya menjadi gaya hidup, tapi juga kebudayaan warga Paris. Saat berkunjung ke Paris Anda akan menemui banyak deretan cafe di pinggir jalan yang menyediakan outdoor seating di trotoar. Hampir semua cafe di Paris mempunyai desain klasik dan khas Perancis yang dapat menyegarkan mata. Sepertinya memang kurang lengkap rasanya kalau berkunjung ke Paris tanpa mengunjungi salah satu cafe populernya untuk mencicipi beragam kuliner yang disajikan disana.

6. Place de la Concorde



Place de la Concorde adalah alun-alun kota berbentuk oktagonal yang berada di antara Tuileries Gardens dan Champs Elysées, Paris, Perancis. Alun-alun stylish ini merupakan alun-alun utama dan yang terluas di kota Paris. Sebagai alun-alun utama yang terletak di tengah kota, Place de la Concorde dikelilingi oleh bangunan penting dan dekat tempat wisata lain di kota Paris. Selain itu, alun-alun ini juga memiliki banyak fitur dan hiasan seperti obelisk mesir, air mancur, patung, dan tiang-tiang lampu yang artistik. Selain sebagai salah satu tempat wisata terkenal di Paris, Place de la Concorde juga sering menjadi setting lokasi film dan novel di antaranya adalah The Devil Wears Prada, Star Trek, dan novel Tender is the Night karangan F. Scott Fitzgerald, yang juga mengarang novel 'The Curious Case of Benjamin Button'. Di utara, dibangun dua gedung dari batu yang indah. Dipisahkan dengan Rue Royale, bangunan ini adalah contoh terbaik untuk arsitektur saat itu. Awalnya digunakan sebagai kantor pemerintahan, sedangkan bangunan di timur adalah Menteri Angkatan Laut Perancis. Tak lama setelah dibangun, bangunan yang berada di barat diubah menjadi Hôtel de Crillon yang mewah (masih beroperasi sampai sekarang) di mana Marie Antoinette menghabiskan waktu luangnya dengan bersantai dan belajar memainkan piano. Saat Perang Dunia II, hotel ini digunakan sebagai markas oleh Tentara Jerman.

7. Jembatan Archevêché (Gembok Cinta)



Gembok cinta di Paris yang sangat terkenal berada di jembatan Arts dan jembatan Archevêché. Gembok cinta ini digantungkan terkunci oleh dua sejoli yang kasmaran. Tujuannya ialah agar cinta mereka terkunci abadi. Di gembok yang terpasang, kita bisa melihat nama yang tertulis, unik memang memercayakan sebuah gembok untuk kelanggengan hubungan percintaan. Kabarnya, tradisi yang dilakukan oleh penduduk Perancis hingga mancanegara yang datang ke tempat ini mulai membawa masalah bagi jembatan itu sendiri. Berhubung jembatan kuno Arts dan Archevêché ini sangat dijaga kelestariannya, pemerintah sedang mencari jalan keluarnya untuk memindahkan gembok tersebut. Bagi pembaca yang masih ingin melihat bukti cinta dari pasangan seluruh dunia, saatnya sekarang untuk mengunjungi dua jembatan dengan gembok cintanya.

8. Naik Kapal Layar di Sungai Seine



Ternyata, beberapa kapal layar yang ada di sungai Saine ini menawarkan sistem menu hidangan siang dan malam. Lumayan mahal memang harga yang dipasang oleh kapal layar ini. Sebenarnya kita bisa memilih untuk menikmati santap siang atau malam. Menu siang lebih murah dari pada menu malam, rata-rata restoran di Perancis memang seperti itu. Bisa juga Anda memilih santapan siang, sambil menikmati tour Paris, dalam kapal. Kelebihannya mungkin kita dapat melihat lebih jelas tempat-tempat wisata di siang hari. Namun jika Anda ingin mendapatkan keromantisan total, sebaiknya pilihlah malam hari. Berlayar dalam kapal dengan cahaya bulan yang terpantul di permukaan sungai Seine, dan cahaya lampu-lampu yang yang menjadikan dekor dari kota Paris.

Source: http://onewebid.blogspot.com/2014/03/10-tempat-wisata-terkenal-dan-populer.html

5 komentar:

Unknown mengatakan...

TERIMA JASA TOUR GUIDE PARIS

Cocok untuk yang ingin menghemat waktu & tidak tahu kota paris

KEUNTUNGAN :
1. Menghemat waktu dari pada harus mencari lokasi/ takut nyasara
2. Biaya terjangkau/ bias nego
3. Waktu fleksibel ( hubungin terlebih dahulu )
4. Tour guide bisa berbicara Bahasa Indonesia dan Prancis
5. Free antar jemput ke bandara CDG Paris

Syarat & ketentuan :
• Transport di tanggung masing2 peserta ( mobil ataupun transport umum )
• Makan Tour guide di Tanggung peserta

CP:
WA : +33771174763
Email : gratiaatanka@ymail.com

Unknown mengatakan...

kapan ya bisa tour kesini, sepertinya indah!

Ali Muhyie mengatakan...

artikel yang bagus, semoga bisa ke sana.

salam:

mobil jogja

Gama Perkasa mengatakan...

nice share gan. old post. gak bikin post lg kah.

stenote mengatakan...

Blog yang menarik, mengingatkan saya akan Latin Quarter, banyak jalan-jalan di Latin Quarter melingkupi daerah yang dulunya merupakan pusat mahasiswa dan cendikiawan terus menarik perhatian turis-turis dan penduduk Paris.
Saya mencoba menulis blog tentang hal ini, semoga anda juga suka blog di http://stenote-berkata.blogspot.com/2018/09/paris-di-latin-quarter.html

Posting Komentar